Mampu menghabiskan Ribuan Semut setiap harinya, Berikut Fakta Menarik Tentang Anteater si trenggiling Raksasa

Halo sobat Nebtovers. Apa yang terbersit dalam benakmu ketika mendengar trenggiling? Mungkin pikiran tidak akan jauh dari hewan bersisik keras yang suka menggali tanah atau hewan yang punya lidah yang panjang. Namun terdapat spesies trenggiling yang berbeda dengan jenis lain. trenggiling raksasa dari daratan Amerika ini memiliki bulu yang lebat dan bercorak.

Dimana mereka tinggal

Trenggiling raksasa biasanya tinggal di padang rumput, sabana, lahan basah, hutan tropis dan kering. Mereka cukup adaptif dengan jenis lingkungan yang mereka huni, tetapi kelompok mereka tergantung pada satu-satunya sumber makanan yaitu semut. Mereka tidak membuat sarang atau sarang yang mereka tinggali secara permanen. Sebaliknya mereka meringkuk di tempat terpencil yang tersedia pada waktu tertentu. 

Mereka adalah pemakan semut yang handal

 Trenggiling Raksasa adalah pemakan serangga dan hampir secara eksklusif memakan semut dan rayap. Rata- rata setiap hari mereka berburu ke sekitar 200 gundukan semut untuk mengonsumsi 30.000 semut. Indera penciuman mereka yang luar biasa memungkinkan mereka untuk menemukan gundukan semut yang berada di dalam tanah dan menurut penelitian penciuman trenggiling mampu membedakan spesies semut yang sedang berada di dalam tanah.

Mereka menggunakan cakarnya yang tajam untuk membuat lubang di mana mereka bisa memasukkan moncong dan lidahnya yang panjang. Dengan air liur yang lengket dan mampu menjentikkan lidah dengan kecepatan 160 kali/menit, membuat mereka bisa mengambil semut dalam jumlah besar. Semut akan melawan balik dengan gigitan dan sengatan, oleh karena itu mereka hanya menghabiskan waktu beberapa menit di setiap gundukan semut. Mereka menghindari penghancuran koloni agar mereka dapat kembali untuk makan lagi di lain waktu.

Mereka terancam punah

Perkawinan adalah satu-satunya saat dimana Trenggiling Raksasa berinteraksi dengan spesies lain dari jenisnya. Kematangan seksual trenggiling raksasa terjadi antara usia 2,5 – 4 tahun. Masa kehamilan berlangsung kira-kira 6 bulan, setelah itu induk akan melahirkan seekor anak

Anak trenggiling akan menyusu dari kelenjar susu induknya selama tiga bulan sebelum secara bertahap beralih ke makanan padat. Selama 9 bulan, anak anjing akan membonceng induknya, di mana mereka tersamar dengan baik karena memiliki belang yang identik. Selain itu, ini membuat induknya tampak jauh lebih besar dan dengan demikian menghalangi pemangsa. Setelah 2 tahun, anak trenggiling akan sepenuhnya mandiri dan berpisah dengan induknya. 


Secara keseluruhan populasi Trenggiling Raksasa telah berkurang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan mereka dianggap sebagai salah satu mamalia paling terancam punah di Amerika Selatan. 

Penulis : Irwan Manjalo



Artikel terbaru

Tinggalkan komentar