Pabrik dari India olah puntung rokok menjadi boneka dan pupuk pertanian yang sangat berguna


Halo sobat Nebtovers. puntung rokok merupakan sampah paling polutif di dunia. Dibutuhkan waktu lebih dari sepuluh tahun agar puntung ini terurai secara alami. Banyak yang berpikir bahwa puntung rokok adalah sampah yang terbuat dari bahan alami yang dapat terurai, padahal filter rokok adalah gabungan antara limbah plastik, pengawet, nikotin, dan bahan kimia lainnya. Meskipun tak sesulit plastik yang butuh ratusan hingga ribuan tahun, tetap saja puntung rokok mencemari lingkungan, terutama dengan potensi dari filternya yang mengandung racun.


Rokok terdiri dari dua bagian yaitu bagian tembakau dan filternya. Bayangkan saja setiap tahun diperkirakan terdapat triliunan puntung Rokok yang berserakan di mana mana setiap tahunnya.

Siapa tokoh dibalik ide ini?

Berkaca dari hal tersebut Seorang pria asal India, Naman Gupta, mendirikan sebuah startup pro lingkungan yang bernama Code Effort Pvt.Ltd. Berbasis di kawasan bernama Noida (New Okhla Industrial Development Authority) tak jauh dari New Delhi, Gupta bersama kawannya, Vishal Kanet, mengumpulkan puntung rokok dari pengguna melalui tempat sampah  portabel.

Bagaimana mereka mengolahnya?



Limbah puntung rokok dia bagi menjadi dua, yaitu bagian kertas rokok dan serat filter (rokok filter). Kertas yang terkumpul dicincang oleh mesin dan didaur ulang. Kertas dan nikotin yang ada di dalamnya berfungsi sebagai obat nyamuk yang dibakar.

Tembakau yang terkumpul dikirimkan ke petani untuk dijadikan pupuk. Namun, bagian serat justru berbahaya karena mengandung racun hasil dari penyaringan asap rokok yang dibakar. Riset Gupta dan Kanet akhirnya menemukan cara untuk menghilangkan racun tersebut. Serat plastik dari puntung rokok dicincang, dicampur zat sterilisasi selama 24 jam, yang mengubah bentuknya menjadi menyerupai kapas

Metode penghilangan racun melalui senyawa kimia tersebut bahkan berhasil mengantongi sertifikasi aman dari laboratorium setempat. Serat ini lalu dijadikan bahan untuk membuat bantal tidur, bantal kursi, gantungan kunci karakter lucu, boneka dan lainnya yang memberdayakan ratusan orang di Noida, India. Mereka mengumpulkan limbah puntung rokok dan mempekerjakan orang untuk memisahkan antara kertas, filter, dan tembakau yang ada pada puntung rokok.

Penulis: Irwan Manjalo



Artikel terbaru

Tinggalkan komentar